Bekas Cacar Air Sulit Dihilangkan, Inilah Cara Mencegah Terbentuknya Bekas Cacar Air

Diposting pada

Pernahkah Moms atau si kecil mengalami cacar air? Atau saat ini Moms sedang mengalami cacar air? Cacar air merupakan infeksi virus yang mengakibatkan kulit di tubuh kita dipenuhi dengan lenting berisi air. Bentuknya mirip  seperti bentol, tapi ukurannya lebih kecil dan warnanya merah. Biasanya lentingan ini muncul dalam dua sampai empat hari. Setelah itu, akan melepuh meninggalkan luka, mengering, dan meninggalkan bekas di kulit. Nah, bekas yang ditinggalkan cacar air ini umumnya sulit hilang, bahkan ada yang tidak bisa hilang. Berikut ini cara mencegah terbentuknya bekas cacar air di kulit.

1. Hindari Menggaruk Lenting Cacar Air

Meski terasa sangat gatal, hindari menggaruk lenting cacar air. Menggaruk bisa memperburuk kondisi kulit kita.Kulit yang melenting ini sangat tipis. Sedikit saja gesekan dari kuku akan mengoyak kulit dan lenting bisa pecah. Jika Moms merasa tidak tahan untuk menggaruk, pakailah sarung tangan. Selain itu, Moms bisa mengoleskan losion calamine. Losion ini mengandung zinc oxide yang menenangkan kulit dari rasa gatal. O iya mengolesnya juga tidak bisa sembarangan. Gunakan jari tangan yang bersih atau cottonbud untuk mengoleskan lentingan. Namun, hindari penggunaan losion ini pada lenting cacar di sekitar mata. Selain itu, kita juga bisa menggunakan losion aloe vera atau lidah buaya. Rasa dingin dari losion ini bisa meringankan rasa gatal.

2. Gunting Kuku dan Jaga Kebersihan Kuku

Supaya kuku kita tidak melukai lenting, pastikan kuku pendek, ya.  Selain itu, pastikan juga tangan selalu bersih. O iya, teman-teman juga mungkin sering mendengar jika mandi itu pantangan saat kena cacar air. Sebenarnya, pantangan ini merupakan hal yang salah.Tidak mandi malah akan menumpuk keringat dan kotoran di kulit. Hal ini bisa meningkatkan rasa gatal di kulit. Meski begitu, kita harus berhati-hati  saat membersihkan kulit dengan sabun. Hindari gerakan menggosok kulit dengan sabun, lebih baik mengusapnya perlahan supaya lenting tidak pecah. Lalu, bilas dengan air bersih mengalir dan keringkan tubuh dengan handuk lembut.

3. Gunakan Pakaian yang Longgar

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, kulit yang menjadi lenting ini sangat tipis. Bisa pecah karena gesekan dan tekanan.  Karena itu, hindari menggunakan pakaian yang ketat, berbahan kasar, atau menyebabkan kita berkeringat lebih banyak. O iya, pilih model pakaian yang berkancing, ya. Hal ini bisa memudahkan kita melepasnya saat ingin ganti baju atau mandi.

Semoga bermanfaat ya Moms.

Source: tribunnews.com

Bagikan ini :