©instagram.com/syahlaeffendi

Ghibah Hanya Terasa Begitu Nikmat Untuk Orang Yang Sangat Suka Mengurusi Kehidupan Orang Lain

Diposting pada

Bagi orang yang suka mengurusi kehidupan orang lain, ghibah terasa begitu nikmat dan menyenangkan, serta perbuatan tersebut seakan sudah melekat dalam hidupnya.
Tetapi berbeda dengan orang yang selalu ingat Allah ia akan menyesali setelahnya dan segera memohon ampun dari-Nya.

Jangan Terlalu Ringan Untuk Terus Melakukan Ghibah, Ingatlah Akan Resiko Dibalik Perbuatan Itu

Meski ghibah akan terlihat seperti hal kecil, maka jangan terlalu ringan untuk terus saja melakukan ghibah, karena jika sudah dijadikan kebiasaan, ingatlah akan resiko dibalik perbuatan yang dianggap ringan tersebut.
Selain mendapat dosa, juga bisa dijauhi oleh orang yang pernah dibeberkan kehidupannya, dan saling membenci antar seorang hamba, dan ingatlah saling membenci dilarang oleh-Nya.

Terlalu Hobi Mengurusi Hidup Orang Lain Bisa Menjadi Lupa Bahwa Dirinya Juga Memiliki Kehidupan

Tidak akan kita temukan nikmatnya ghibah, hanya kepuasan diri yang setelahnya membuat kita mencari lagi kehidupan siapa selanjutnya yang akan dibeberkan.
Dan hal itu sangatlah merugikan diri sendiri bahkan bisa membuat lupa bahwa dirinya juga memiliki kehidupan yang harus diurusi dan perlu dibenahi.

©instagram.com/syahlaeffendi

Agar Hidup Sendiri Tidak Terabaikan, Jangan Terlalu Sibuk Mengurusi Hidup Orang Lain

Lakukan saja apa yang bisa membuat hidup lebih berarti dan bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.
Dan jangan terlalu sibuk mengurusi hidup orang lain, agar hidup sendiri tidak terabaikan dan seolah tidak penting untuk diurusi.

Tak Ada Ghibah Yang Menguntungkan, Berhenti Melakukannya Atau Akan Menyesal Nanti

Ghibah terasa menguntungkan bagi orang-orang yang memang sangat menyukai hal tersebut, karena memang suka mengurusi hidup orang lain dan ia akan merasa puas.
Namun suatu hari akan ia sadari bahwa yang dilakukan hanyalah kerugian karena tak ada ghibah yang menguntungkan, maka berhenti melakukannya karena penyesalan sudah pasti menunggu.

Ghibah Terlalu Berat Resikonya, Lebih Baik Istighfar Saja

Ketahuilah, ghibah itu terlalu berat resikonya, karena syetan akan terus bersamamu dan orang disekitar mu akan menjauhi mu.
Maka lebih baik sibukkan diri dengan istighfar pada-Nya dan jangan terus menyibukkan diri pada hal yang tidak bermanfaat.

Bagikan ini :