Ilustrasi (Foto: ©Pinterest)

Ketika Istri Tak Secantik Dulu, Disinilah Kesetiaan Suami Diuji

Diposting pada

Masalah dalam pernikahan bisa datang dalam berbagai bentuk untuk menguji mental pasangan suami istri. Jika tidak mampu menghadapinya, maka kamu akan kalah dalam pernikahan tersebut. Fedtri Yahya, seorang pengacara asal Malaysia, membagikan nasihat untuk dirinya sendiri bagaimana menghadapi sang istri yang sudah bertambah umurnya, bahkan berkurang kecantikannya.

” Semakin bertambahnya waktu, semakin pudar kelebihan istri di mata suami.” Bila istri tidak lagi cantik seperti bidadari yang baru dinikahi, di sinilah iman, kesetiaan dan nafsu suami diuji. Tak susah mencari wanita berwajah cantik. Cukup buka Instagram, beribu-ribu foto selfie wanita cantik dengan berbagai gaya dan busana ada di sana. Mau yang seksi, yang pakai hijab, yang pakai cadar, semuanya ada. Kita lihat foto wanita cantik, tak lama kemudian muncul lagi satu foto wanita yang parasnya lebih cantik. Lalu…

Banyak Bermuhasabah

Pada kenyataannya, akan ada banyak sekali wanita yang lebih cantik dari istri kita di rumah. Tapi, jika istri kita tidak mampu memenuhi semua kehendak imaginasi nafsu, kita hendaknya mengubah cara pandang tersebut sehingga keadaan menjadi lebih baik. Mata istri kita memang sudah tidak seindah dahulu. Di bawah matanya tampak lebam, kantung matanya terlihat jelas, mengapa? Karena dia tidak pernah punya waktu tidur yang cukup semenjak melahirkan anak-anak kita. Terkadang, baru terlelap sedikit, anak sudah menangis. Apalagi jika anak-anak sedang sakit.

Bentuk tubuh istri kita sudah tidak seramping dahulu. Bahkan kadang sudah melebihi jangkauan lengan kita saat memeluknya. Itu semua karena nafsu makannya melimpah ketika selesai menyusui anak-anak kita, dan memasakkan makanan enak untuk santapan kita setiap hari. Memang akan menjadi panjang jika membicarakan kekurangan dan perubahan istri, apalagi jika jumlah anak dan umur juga bertambah. Tetapi latihlah mata dan hati kita agar selalu membesarkan pengorbanan istri supaya kekurangannya itu nampak lebih kecil. Jika para suami bermuhasabah dan meletakkan dirinya sebagai penyebab istri jadi begitu, tentu hati kita akan merasa lebih lapang dan luas untuk lebih menghargainya.

Pesan Rasul untuk para Suami

Begini pesan Rasulullah SAW kepada para suami, ” Jika engkau melihat seorang wanita, lalu dia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu. Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh kelebihan yang dimiliki oleh wanita itu. (HR. Tirmidzi) Karena itu, tundukkan pandangan. Itu lebih baik untuk memelihara keimanan kita. Lebih mudah kita meninggalkan hal yang nafsu jahat sukai, lebih besar kebahagiaan yang melimpahi hati. Sebuah kemenangan apabila kita berhasil menundukkan nafsu jahat kita.

Sesungguhnya perhiasan dunia itu adalah istri yang solehah. Maka pikirkan betapa beratnya tugas suami dalam mendidik dan menuntun istri agar menjadi orang yang solehah. Tuntunlah tangan istri, didiklah dia sebaik-baiknya. Doakan dan ridhoilah dia agar kelak menjadi bidadari kita yang muda dan cantik selamanya di surga Allah.

Apa saja yang telah kita lakukan selama ini untuk memastikan anak istri kita sama-sama masuk surga Allah nanti?”

Source: dream.co.id

Bagikan ini :