©instagram.com/stevienesia

Manusia Baru Bisa Menghargai Ketika Sudah Kehilangan

Diposting pada

Apakah kamu tahu jika dari sekian banyak manusia yang sama-sama memiliki hati dan perasaan, hanya ada sedikit saja yang benar-benar menggunakan hati dan perasaannya.
Sebab kebanyakan dari mereka tak berperasaan dan tidak menggunakan hatinya sehingga banyak dari mereka yang cenderung mengabaikan dan menyia-nyiakan.

Tanpa Kehilangan, Seseorang Lebih Cenderung Mengabaikan

Orang akan cenderung menyia-nyiakan dan cenderung mengabaikan, sebelum tahu apa arti kehadiran seseorang.
Lantas ketika sudah menjadi seseorang yang suka mengabaikan dan menyia-nyiakan, maka tentu akhirnya akan kehilangan. Setelah kehilangan baru ia sadar betapa berharganya seseorang yang sudah pergi meninggalkannya.

Seseorang Baru Bisa Menghargai Setelah Dirinya Mengabaikan, Selalu Menyia-Nyiakan Lalu Kemudian Kehilangan

Terkadang seseorang memang harus kehilangan terlebih dahulu hanya agar tahu pentingnya menghargai dan agar tidak menyia-nyiakan lagi dikemudian hari.
Karena tanpa kehilangan seseorang tidak akan tahu betapa berharganya seseorang dan hanya dengan kehilangan seseorang akan sadar betapa berartinya dan berharganya ia didalam hidupnya.

©instagram.com/stevienesia

Seseorang Akan Sadar Betapa Berharganya Suatu Hal Ketika Ia Sudah Kehilangannya

Tanpa kehilangan terlebih dahulu, seseorang tidak akan sadar betapa berharganya ia untuknya.
Hanya dengan kehilangan ia akan menyadari bahwa mengabaikan adalah kesalahan besar, dan hanya dengan kehilangan seseorang bisa tahu dan menyadari bahwa ia telah menyia-nyiakan sesuatu yang begitu berharga untuknya.

Hanya Dengan Kehilangan, Seseorang Bisa Lebih Menghargai Dilain Waktu

Orang yang menyia-nyiakan akan disadarkan oleh kehilangan, sehingga ia bisa belajar bagaimana caranya menghargai agar tidak menyesal untuk yang kedua kalinya.
Karena dengan kehilangan akan membuat seseorang merasakan kebaikan, ketulusan yang selama ini diberikan. Kehilangan akan menyadarkan seseorang yang selama ini suka menyia-nyiakan dan suka mengabaikan.

Namanya Juga Manusia, Harus Kehilangan Terlebih Dahulu Agar Bisa Tahu Betapa Berharganya Dan Agar Tahu Bagaimana Caranya Menghargai

Karena manusia itu cenderung menyia-nyiakan dan mengabaikan dan baru akan sadar bahwa yang ia lakukan salah ketika ia sudah kehilangan.
Maka dengan kehilangan ia akan sadar betapa bodohnya ia telah mengabaikan dan menyia-nyiakan seseorang yang begitu berharga untuknya.

Bagikan ini :