©instagram.com/yennihr

Nasehati Dia Dikala Sendirian Dan Jangan Menasehati Dikala Ramai, Agar Dia Merasa Disayangi Bukan Dibenci

Diposting pada

Kita berkewajiban untuk saling membantu dalam menegakkan kebenaran ajaran Allah, agar kita selalu sama-sama mendapat ridhanya, untuk itu membiasakan diri kita untuk saling menasehati satu sama lain adalah tugas kita sebagai umat muslim.
Akan tetapi jangan sampai kita salah dalam menyampaikan nasehat, karena jika kita tidak berhati-hati dalam mengutarakan niat baik, itu hanya menjadi sebuah keburukan yang akan kita dapatkan. Karena tak sedikit dari kita yang memberikan nasehat kepada sesamanya, namun bagaikan sebuah hinaan.

Jangan Biasakan Menegur Kesalahan Orang Didepan Umum

Allah selalu menyuruh kita untuk menjaga aib-aib saudara kita, jadi ketika kita menegur kesalahan orang lain, hendaklah kita mengingat bahwa kesalahannya adalah aib dirinya, dan tugas kita harus menjaganya bukan malah mengumbarnya.
Oleh karena itu jangan membiasakan diri menegur kesalahan yang orang lain perbuat didepan umum, karena jika kita melakukan hal itu sama saja kita telah mengumumkan keburukannya pada semua orang.

Hendaklah Berfikir Sebelum Memberi Nasehat

Kita harus selalu berhati-hati dalam menasehati seseorang, sebab karakter orang tidaklah sama. Ada sebagian orang yang memang senang ketika orang lain menasehatinya, tetapi ada juga yang malah sebaliknya, mereka kesal ketika orang lain menasehatinya.
Karena itulah kita harus selalu berhati-hati dalam menyampaikan nasehat pada orang lain yang tengah melakukan kesalahan, jangan sampai seenaknya kita menegurnya dengan tanpa melihat situasi dan kondisi.

©instagram.com/yennihr

Karena Berbicara Hati Kehati Akan Lebih Baik, Maka Berilah Dia Nasehat Ketika Tengah Sendiri

Agar ia berfikir dengan tenang saat kita memberitahukan kesalahan yang telah ia perbuat, maka berikanlah dia nasehat ketika tengah sendiri.
Karena memang berbicara antara hati kehati itu akan menjadikannya lebih baik. Sebab dengan nasehat yang kita berikan, ia akan merasa dilindungi dan bukan sekedar ditegur.

Tetap Lemah Lembutlah Dalam Menyampaikan Nasehatmu

Agar kita tidak terkesan mengguruinya, berupayalah untuk tetap menjaga bahasa yang akan kita gunakan, tetaplah berlemah lembut dalam menyampaikan nasehat.
Karena sebagian orang lain kadang tidak menyukai bahasa yang kita gunakan, bukan karena ia tidak mau ditegur, tapi karena bahasa kita yang tidak terkontrol.

Jangan Menyalahkannya Dengan Bahasa Yang Kasar, Beritahukanlah Dengan Bijak Dimana Kesalahannya

Tak heran jika banyak yang tidak terima kadang dirinya ditegur, karena penyebabnya bisa jadi karena tidak tahunya kita tata cara memberi nasehat dengan baik itu seperti apa.
Untuk itu beritahukanlah dengan bijak dimana letak kesalahannya, jangan sampai nasehat yang kita berikan terkesan meyalahkannya, karena bahasa yang kita gunakan terlalu kasar.
Karena banyak orang yang mempunyai niat baik untuk memberikan nasehat kepada sesama, tetapi tidak bisa menyampaikannya dengan bahasa yang baik.

Bagikan ini :