© Menantu Nista via youtube

Tidak Usah Sibuk Memikirkan Masa Lalunya Dengan Sang Mantan, Sebab Sekarang Kamulah Masa Depannya

Diposting pada

Sudah menikah, sudah Allah takdirkan hidup bersama, tapi masih saja sibuk mempertengkarkan sesuatu yang tak ada gunanya. Apa? mantannya pasangan, banyak diantara kita yang masih saja kepo tidak jelas kepada masa lalu mantan, sampai pada akhirnya muncullah keretakan dalam rumah tangga. Seharusnya, yang sudah berlalu maka biarkan ia berlalu, jangan bawa-bawa lagi pada kehidupan yang kamu miliki sekarang. Hargai dia sebagaimana dia menghargaimu, sebab sejatinya kamulah yang terbaik untuk masa depannya, bukan dia yang ada di masa lalu. Jadi, tak usah kamu terus sibuk ingin tahu bagaimana masa lalunya dengan sang mantan, karena sekarang kamulah masa depannya.

Biarkan Kenangan Itu Sesaat Singgah Dalam Ingatannya, Tapi yang Jelas Sekarang Hatinya Hanya Untukmu

Tapi sepertinya pasanganku selalu ingat mantannya? biarkan kenangan itu sesaat singgah dalam ingatannya, sebab terkadang ada hal yang memang harus ia pelajari dari masa lalu agar masa depan yang ia bina denganmu lebih baik. Lagipula, saat dia memilihmu, saat dia mengatakan cinta kepadamu, dan apalagi sekarang sudah menjadi suami istri, maka yang jelas hatinya pun hanya untukmu.

Kamulah yang Telah Dipilihnya, Maka Yakinlah Dia Hanya Ingin Memilikimu Seorang, Bukan yang Lainnya

Ingatlah dengan bijak, kamulah yang telah Allah pilih menjadi penyempurnanya, maka yakinlah bahwa dia hanya ingin memilikimu seorang, bukan yang lainnya. Tentang masa lalunya, kamu harus mampu membuatnya hilang secara perlahan, yaitu dengan terus kamu percaya dan berbuat baik kepada-Nya, karena kebaikan dan ketulusan akan mengalahkan segalanya.

Cemburu? Wajar Kamu Rasakan, Namun Setidaknya Kamu Tahu Bahwa Dia yang Sedang Bersamamu Begitu Mencintaimu

Tapi aku tetap cemburu? iya sangat wajar kamu merasakannya, sebab siapapun pasti tidak akan senang bila pasangannya masih saja membahas masa lalu. Tapi setidaknya kamu tahu satu hal, bahwa dia yang sedang bersamamu begitu mencintaimu. Dan iya, mungkin dulu dia pernah sangat mencintai masa lalunya, tapi apalah daya dia pun tahu bahwa Allah tidak mengizinkannya bersama. Jadi, yang harus kamu lakukan adalah lunakkan hatimu dengan terus percaya kepadanya, jangan berburuk sangka, pasrahkan semuanya kepada Allah. Semoga meski masih ada terlintas kenangan masa lalu di ingatannya, tetap kamu yang menjadi proritasnya. Bersabarlah, ikhlaslah, dan jangan pernah lupa untuk memasrahkan segalanya kepada Allah, karena kamu akan baik-baik saja tatkala yang menjadi andalanmu dalam bersama adalah Allah.

Source: humairoh.com

Bagikan ini :